Pengalaman Mahasiswa KIP Kuliah STIE Miftahul Huda Subang Menjadi Volunteer pada Piala Dunia U-17 2023 Indonesia

Perhelatan Piala Dunia U-17 Indonesia 2023 telah usai, dan negara Jerman menjadi juara pada perhelatan akbar ini. Dari perhelatan tersebut setidaknya ada sekitar 1.000 Volunteer atau Sukarelawan yang terlibat dari 100.000 orang yang telah daftar.

Volunteer yang terpilih ditempatkan di 4 Venue Host City berbeda yaitu Kota Jakarta, Bandung, Surabaya dan Surakarta. Para Volunteer turut membantu untuk menyukseskan event Piala Dunia Pertama yang diselenggarkan di Indonesia ini.

Salah satu Volunteer piala dunia U-17 Indonesia yang berasal dar Kotai Subang sekaligus mahasiswa dari STIE Miftahul Huda Subang, Fahad Faisal Gimnastiar atau yang akrab dipanggil Fahad membagikan pengalamannya Sebagai Volunteer pada event piala dunia tersebut, beliau mengungkapkan bahwa “Pada awalnya, saya mendaftar Program Volunteer Untuk Piala Dunia U-20 Indonesia di bulan Desember 2022 dan sudah mendapatkan panggilan interview. Namun beberapa hari setelah interview, mendapatkan kabar bahwa Piala dunia U-20 Indonesia batal digelar karena ada beberapa kendala” ujarnya

Setelah itu, saya menyerahkan semuanya kepada tuhan, akhirnya pada bulan bulan September 2023 saya mendapatkan undangan email dari Tim Volunteer FIFA karena sudah terdaftar pada database mereka untuk mendaftar sebagai Volunteer pada Piala Dunia U-17 Indonesia. Alhamdulillah, setelah beberapa hari kemudian saya Dinyatakan lulus untuk program tersebut, saya sangat senang dan bahagia serta dapat bekerjasama dengan para Volunteer lainnya dari orang-orang yang luar biasa mulai dari Mahasiswa, Pemilik Usaha, Pekerja dan Pencari kerja yang berasal dari Seluruh Indonesia”. Ujarnya

Setelah ditanya apa saja yang dilakukan selama menjadi Volunteer Piala Dunia U-17 Indonesia, Fahad mengungkapkan bahwa ” Para Volunteer turut bertugas untuk membantu mensukseskan pesta akbar ini berdasarkan pada Role atau Divisi Volunteernya, karena ada beberapa divisi yang ada pada program ini, salah satunya Divisi Ticketing. Kalau di Divisi Ticketing itu kami membantu para penonton lokal dan non lokal (Touris) berdasarkan pada Ticketnya, seperti menunjukan gerbang mana yang harus mereka masuki, ke arah mana mereka harus masuk, mengarahkan tempat duduknya dan memeriksa kevalidan Ticket nya atau tidak dan itu sangat menyenangkan.

Apakah harus bisa berbicara dalam bahasa Inggris untuk program ini? ” Iya kak, atau enggak kita harus paham pada dasar-dasarnya karena ada beberapa kondisi yang di mana kita harus berbicara dalam bahasa inggris”.

Ada berapa banyak orang subang yang terpilih pada Volunteer ini? ” Kemarin sempet ngobrol sama para volunteer yang dari subang, kalau dari Venue Bandung itu sekitar ada 4 orang, ada Kak Raka dari Subang kota, Kak Pinky dari Perumnas, Kak Wasdi dari Pusakajaya dan saya (Fahad) kebetulan dari pamanukan”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *